SASARAN DAN STRATEGI

Sasaran dan strategi pencapaian

Sasaran :

  • Kesesuaian materi ajar dengan yang ditetapkan Kemristekdikti minimal 60%.
  • Jumlah mahasiswa yang baru lulus dan memiliki sertifikat profesi mencapai 20 per tahun.
  • Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran minimal 70%.
  • Tingkat kepuasan sivitas akademika terhadap sarana dan prasarana minimal 70%.
  • Jumlah tenaga pengajar yang mempublikasi karya ilmiah pada konferensi ataupun jurnal minimal 5 orang per tahun.
  • Jumlah judul penelitian dan karya ilmiah yang dilaksanakan sivitas akademika dalam bidang jaringan telekomunikasi radio minimal 5 judul per tahun.
  • Jumlah judul pengabdian pada masyarakat oleh sivitas akademika dalam bidang jaringan telekomunikasi radio minimal 5 judul per tahun.
  • Jumlah terbentuknya kerjasama baru dengan berbagai institusi baik di bidang pendidikan maupun dalam bidang jaringan telekomunikasi radio minimal 5 per tahun.
  • Jumlah mahasiswa yang lulus dengan IPK > 3,00 minimal 50%.
  • Jumlah mahasiswa yang menyelesaikan studi tepat waktu (3 tahun) mencapai 90%.
  • Jumlah mahasiswa dengan nilai TOEIC minimal 400 poin mencapai 40%.
  • Jumlah alumni yang bekerja di tahun pertama pasca kelulusan mencapai 75 % per tahun.
  • Di tahun pertama setelah kelulusan, jumlah alumni yang bekerja di bidang jaringan telekomunikasi radio mencapai 50% per tahun.
  • Alumni yang terdata terkait dunia industri minimal 10% dari jumlah total alumni.

 

Strategi pencapaian :

  1. Untuk mendapatkan kesesuaian materi ajar dengan yang telah ditetapkan oleh Kemristekdikti minimal 60%, prodi selalu menambahkan materi-materi ajar yang bersumber dari industri. Disamping itu, prodi selalu memonitor bahwa materi yang disampaikan sudah sesuai dengan rencana pembelajaran semester (RPS). Dokumen-dokumen peraturan dan perundang-undangan juga senantiasa menjadi dasar pengambilan kebijakan.
  2. Bagi mahasiswa yang sudah di atas semester 4, prodi selalu memberikan bekal tambahan agar termotivasi untuk mengikuti test kompetensi profesi. Untuk memudahkan mereka dalam mengikuti test seperti ini, Polmed sudah memiliki unit khusus yang menanganinya, yaitu suatu LSP. Ada beberapa TUK di Polmed yang sudah masuk dalam naungan LSP ini, sehingga memberikan kemudahan bagi mahasiswa yang tertarik.
  3. Meskipun sulit sekali mencapai tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran pada nilai 100%, prodi senantiasa menaikkan tingkat kepuasan itu melalui pemenuhan sarana dan prasarana serta alat-alat peraga pada ruang-ruang belajar maupun ruang-ruang laboratorium.
  4. Terkait sarana, prasarana, dan kualitas tenaga pendidik serta tenaga kependidikan, prodi senantiasa menaikkan tingkat kepuasan itu melalui pemenuhan dan penambahan sarana dan prasarana di seluruh fasilitas-fasilitas di prodi dan peningkatan kapasitas dan kemampuan SDM secara berkesinambungan.
  5. Untuk meningkatkan publikasi karya ilmiah, prodi senantiasa memenuhi dan menambah berbagai macam kebutuhan-kebutuhan yang digunakan sivitas akademika untuk hadir pada konferensi-konferensi maupun untuk mengakses jurnal-jurnal yang diinginkan.
  6. Selain mengarahkan sivitas akademika agar memiliki karya ilmiah yang terkini, prodi juga senantiasa menghimbau, memotivasi, dan memfasilitasi mereka agar melakukan penelitian dalam bidang jaringan telekomunikasi radio dan mempublikasikannya.
  7. Banyak hasil-hasil penelitian yang dijalankan oleh sivitas akademika bersentuhan langsung dengan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat. Oleh karena itu prodi senantiasa menghimbau, memotivasi, dan memfasilitasi sivitas akademika untuk melanjutkan hasil penelitiannya menjadi kegiatan pengabdian pada masyarakat.
  8. Semakin aktif dan kreatif sivitas akademika menjalankan kegiatan-kegiatan pengabdian pada masyarakat akan memberikan semakin banyak peluang untuk terbentuknya kerjasama-kerjasama baru dengan berbagai institusi.
  9. Agar terjadi peningkatan jumlah lulusan dengan IP>3.0 dan mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu, prodi senantiasa melakukan langkah-langkah preventive dan curative kepada seluruh mahasiswa, sehingga target-target di atas dapat terpenuhi.
  10. Kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa yang diukur menggunakan metode TOEIC juga terus menerus ditingkatkan dengan kegiatan-kegiatan kreatif dan innovative, sehingga terjadi proses pembiasaan penggunaan Bahasa Inggris secara alami di kalangan mahasiswa.
  11. Para alumni yang juga merupakan salah satu pilar penting dalam suatu institusi pendidikan terus dijaga konektivitasnya dengan prodi. Berbagai kegiatan yang berlangsung di prodi senantiasa mengundang para alumni agar kedekatan alumni dengan almamaternya terbentuk dengan baik.
  12. Agar para lulusan di tahun pertama setelah kelulusan mampu meperoleh tempat kerja sesuai dengan bidang jaringan telekomunikasi prodi menyenggarakan berbagai kegiatan-kegiatan co-curiculer maupun kegiatan extra-curiculer yang mendorong upaya seperti itu, seperti workshop penulisan CV, surat lamaran, dan menghadapi job interview.