Politeknik Negeri Medan (Polmed) terus memperkuat transformasi digital sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan akademik, tata kelola institusi, serta efektivitas pengambilan keputusan berbasis data. Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan diskusi dan sharing pengembangan sistem informasi akademik bersama seluruh unit di lingkungan Polmed yang digelar di Ruang Rapat Gedung Direktorat Polmed, Senin (2/2).
Pengembangan sistem ini diarahkan untuk mendukung pengelolaan data akademik secara terpusat, real time, dan saling terhubung antar unit, mulai dari layanan mahasiswa, dosen, hingga manajemen institusi.
Direktur Politeknik Negeri Medan Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T. mengatakan, sistem informasi akademik yang terintegrasi menjadi kebutuhan utama Polmed dalam meningkatkan kecepatan layanan dan akurasi data.
“Output yang ingin kami capai adalah layanan akademik yang lebih cepat, data yang akurat, dan proses administrasi yang lebih efisien bagi mahasiswa, dosen, dan unit kerja,” kata Direktur.
Ia menambahkan, pengembangan sistem ini juga akan mendukung pengambilan keputusan pimpinan berbasis data yang valid dan terukur.
Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Dr. Ferry Fachrizal, S.T., M.Kom. menyebutkan, integrasi sistem informasi akan berdampak langsung pada efisiensi perencanaan dan pengelolaan sumber daya.
“Dengan sistem yang terintegrasi, proses perencanaan, pengelolaan keuangan, dan layanan umum dapat dilakukan lebih tertib, transparan, dan terukur,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, Polmed memetakan kebutuhan pengembangan sistem informasi akademik yang mencakup pengelolaan data perkuliahan, keuangan, serta layanan administrasi pendukung lainnya. Hasil diskusi menjadi dasar penyusunan langkah teknis pengembangan sistem informasi yang akan diimplementasikan secara bertahap.
Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab antar unit kerja untuk menyelaraskan kebutuhan layanan dan kesiapan implementasi di lingkungan Polmed.
Melalui pengembangan sistem informasi ini, Polmed menargetkan peningkatan kualitas layanan akademik dan administrasi yang lebih efektif, sekaligus memperkuat tata kelola institusi berbasis digital.
Menutup kegiatan, Direktur Polmed menyampaikan harapan agar langkah penguatan digitalisasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak bagi peningkatan kualitas institusi.

