KONSEP VII 2026, Polmed Dorong Mahasiswa Hasilkan Inovasi yang Siap Diterapkan

Politeknik Negeri Medan (Polmed) mendorong mahasiswa mengembangkan hasil penelitian menjadi karya dan inovasi yang dapat diterapkan di masyarakat maupun dunia industri melalui Konferensi Nasional Sosial dan Engineering (KONSEP) VII Tahun 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Keterampilan Vokasi dan Inovasi Terapan untuk Menghadapi Dunia Kerja” tersebut digelar di Grand Central Hotel Medan, Kamis (8/10), dan diikuti mahasiswa penerima hibah karya mahasiswa yang mempresentasikan hasil penelitian dan inovasinya.

KONSEP VII menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memaparkan hasil penelitian, mendapatkan masukan dari akademisi dan praktisi, serta melihat peluang penerapan karya yang dikembangkan selama berada di perguruan tinggi.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Polmed, Melvin Bismark Hamonangan Sitorus, S.T., M.T., mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan penelitian hingga memiliki nilai penerapan.

“Mahasiswa perlu mampu menjelaskan hasil penelitiannya dengan baik, menerima masukan, dan melihat bagaimana karya tersebut dapat diterapkan. Kemampuan itu penting ketika mereka masuk ke dunia kerja karena persoalan yang dihadapi membutuhkan kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan mencari solusi,” ujarnya.

KONSEP VII menghadirkan tiga narasumber dari bidang akademik dan industri, yakni Singgih Satrio Wibowo, S.T., M.T., dosen Teknik Mesin Politeknik Negeri Bandung; Genesis Sembiring Depari, S.Pd., M.B.A., Ph.D., dosen Pascasarjana Universitas Sumatera Utara; serta Alexander Ginting, Managing Director Petromindo.com.

Ketiga narasumber memberikan perspektif mengenai pengembangan kompetensi, inovasi terapan, serta kebutuhan dunia kerja. Materi dan diskusi yang berlangsung juga mengarahkan mahasiswa untuk melihat hubungan antara hasil penelitian dengan persoalan yang dihadapi masyarakat dan industri.

Selain menjadi ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian, KONSEP VII 2026 juga mendorong penguatan keterampilan teknis, manajerial, dan soft skills mahasiswa. Kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, serta memecahkan masalah menjadi aspek penting yang perlu dikembangkan agar lulusan vokasi mampu beradaptasi dengan perubahan dan tuntutan dunia profesional.

Direktur Polmed, Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T., mengatakan pendidikan vokasi perlu memberi ruang kepada mahasiswa untuk menguji pengetahuan dan keterampilan melalui karya yang dapat digunakan.

“Mahasiswa vokasi harus terbiasa menghasilkan karya yang bisa diuji, dikembangkan, dan diterapkan. Dari proses itu, kemampuan teknis, cara berpikir, komunikasi, dan pemecahan masalah akan ikut terbentuk,” tambah Direktur.

Menurutnya, forum seperti KONSEP juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk membangun keberanian menyampaikan gagasan dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Karya mahasiswa akan semakin kuat ketika mendapat masukan dari orang lain. Karena itu, saya berharap mahasiswa berani mempresentasikan hasilnya, terbuka terhadap kritik, dan terus mengembangkan karya yang memiliki manfaat bagi masyarakat dan industri,” ujarnya.

KONSEP VII 2026 sekaligus memperkuat aktivitas penelitian dan inovasi mahasiswa di Polmed. Hasil penelitian yang dipresentasikan diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi karya terapan yang memiliki manfaat dan peluang pemanfaatan di lapangan.

 

 

Cart

No products in the cart.

X