Mahasiswa Polmed Masuk 20 Besar Google Student Ambassador Terbaik Nasional

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Negeri Medan (Polmed). Syahdika Kurnia Azhari, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik (TRIL), Jurusan Teknik Elektro, berhasil menembus 20 Besar Google Student Ambassador (GSA) Terbaik Nasional pada Program Google Student Ambassador Indonesia Periode 2025.

Dari sekitar 800 Google Student Ambassador terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Syahdika masuk dalam kategori Tier Achiever, sebuah capaian prestisius yang menempatkannya di jajaran GSA dengan performa dan kontribusi terbaik secara nasional.

Capaian tersebut menunjukkan daya saing mahasiswa pendidikan vokasi, khususnya dalam penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Selama menjalankan perannya sebagai GSA, Syahdika aktif mengedukasi mahasiswa melalui berbagai program pemanfaatan Google Mode AI dan Gemini AI, dengan pendekatan yang aplikatif dan relevan bagi generasi muda.

Direktur Politeknik Negeri Medan, Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa Polmed tersebut. “Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Polmed mampu bersaing di tingkat nasional dengan kompetensi yang kuat, terutama dalam penguasaan teknologi terkini. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi diri,” ujar Direktur.

Tidak hanya masuk dalam 20 Besar GSA Terbaik Nasional, Syahdika juga mencatatkan sejumlah capaian lain, di antaranya 10 Besar GSA kategori Most Followers Use Google Gemini via Personal Referrals, serta 20 Besar GSA Nasional kategori Postingan Terbaik pada tantangan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional melalui karya Image Generation.

Kontribusi Syahdika tidak berhenti pada pencapaian individu. Dalam kurun waktu enam bulan masa tugasnya sebagai Google Student Ambassador, ia berhasil memperoleh pendanaan kegiatan dari Google senilai lebih dari Rp12.000.000. Dana tersebut dimanfaatkan sepenuhnya untuk mendukung berbagai kegiatan edukatif di lingkungan Polmed.

Sejumlah kegiatan yang digagas antara lain Gemini FestivAI, festival teknologi akhir tahun yang diikuti lebih dari 200 peserta, Gemstra ML, kompetisi Mobile Legends yang dikemas dengan pendekatan strategi dan analisis data Turgeter & Gempoli, kompetisi karya tulis ilmiah dan desain poster berbasis kecerdasan buatan serta Gemini Jelajah Budaya, inisiatif pelestarian budaya kampus yang dipadukan dengan teknologi digital.Syahdika menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut dirancang agar memberi dampak berkelanjutan bagi mahasiswa Polmed.

“Kegiatan-kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak mahasiswa Polmed ke depan,” ujarnya. Ia juga berharap pemanfaatan kecerdasan buatan di lingkungan kampus dapat semakin mendorong lahirnya prestasi mahasiswa. “Saya berharap semakin banyak mahasiswa Polmed yang termotivasi untuk berprestasi dan berani mendaftar sebagai Google Student Ambassador apabila program ini kembali dibuka pada tahun 2026,” tambahnya.

Melalui prestasi dan kontribusinya, Syahdika tidak hanya mengharumkan nama Politeknik Negeri Medan, tetapi juga menegaskan peran strategis mahasiswa vokasi dalam menjawab tantangan era transformasi digital.

Cart

No products in the cart.

X