Wamenaker RI Tekankan Penguatan Kompetensi Lulusan Vokasi di Polmed

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, S.T., M.Si., IPU menekankan pentingnya penguatan kompetensi lulusan pendidikan vokasi agar mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan kuliah umum di Politeknik Negeri Medan (Polmed), Rabu (11/3).

Dalam kuliah umum bertajuk “Kesiapan SDM Vokasi Menghadapi Dinamika Dunia Kerja Masa Depan”, Afriansyah Noor menyampaikan bahwa lulusan vokasi selain dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, serta terus meningkatkan kapasitas diri seiring perkembangan industri.

Menurutnya, pendidikan vokasi memegang peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap memasuki dunia kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, sinergi antara perguruan tinggi vokasi, pemerintah, dan dunia industri perlu terus diperkuat.

Kuliah umum yang berlangsung di Aula Gedung Direktorat Polmed tersebut diikuti ratusan mahasiswa. Kegiatan ini juga dihadiri Direktur Politeknik Ketenagakerjaan Prof. Dr. Yoki Yulizar, Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Program Pelatihan Abdullah Qiqi Asmara, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Ketenagakerjaan Faried Abdurrahman Nur Yuliono, serta jajaran tenaga ahli Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Dari Polmed, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Dr. Ahmad Kholil, S.E., M.Si.

menyampaikan bahwa kuliah umum ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif langsung mengenai arah kebijakan pengembangan sumber daya manusia nasional.

Kegiatan kuliah umum tersebut diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara mahasiswa dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Para mahasiswa Politeknik Negeri Medan tampak antusias mengikuti jalannya diskusi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait kesiapan lulusan vokasi menghadapi dunia kerja, peluang kerja di masa depan, hingga tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan transformasi industri.

Dialog yang berlangsung hangat tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif langsung dari pemerintah mengenai arah kebijakan ketenagakerjaan serta peran generasi muda dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Cart

No products in the cart.

X