Politeknik Negeri Medan (Polmed) menerima kegiatan sosialisasi Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Bank Indonesia Tahun 2026. Kegiatan ini digelar oleh mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia (GenBI) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara di Aula Lantai 5 Gedung Direktorat Polmed, Rabu (8/4).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Politeknik Negeri Medan Dr. Ir. Idham Kamil, S.T.,
M.T., dan didampingi oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Dr. Ahmad Kholil, S.E.,
M.Si., para Ketua Jurusan, serta mahasiswa calon penerima beasiswa Bank Indonesia.
Hadir pula Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Edy Kristianto beserta jajaran, termasuk pustakawan Husna Athiya Ashoba dan Ita Pebriquartina Sirait, Asisten Manajer Unit Kehumasan, serta sejumlah staf lainnya.
Sosialisasi ini digelar untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada mahasiswa terkait mekanisme seleksi, kriteria penilaian, serta pembinaan yang akan diterima selama mengikuti program beasiswa. Kegiatan ini juga menjadi sarana penjaringan awal bagi mahasiswa Polmed yang berminat mengikuti seleksi tahun 2026.
Selain itu, Bank Indonesia memperkenalkan program pembinaan GenBI yang mencakup pengembangan kepemimpinan, kegiatan sosial, serta peningkatan literasi ekonomi dan keuangan. Materi tambahan meliputi edukasi keuangan digital, perlindungan konsumen, serta layanan perpustakaan Bank Indonesia sebagai sumber literasi.
Dalam sambutannya, Direktur Polmed menekankan pentingnya program ini bagi peningkatan kualitas mahasiswa. Ia menyebut dukungan Bank Indonesia memberi ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat kapasitas akademik dan daya saing.
“Kesempatan ini perlu dimanfaatkan dengan serius oleh mahasiswa. Kami berharap peserta dari Polmed mampu bersaing dan lolos seleksi,” ujar Direktur.
Edy Kristianto menegaskan, program bantuan pendidikan menjadi bagian dari strategi
Bank Indonesia dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di sektor ekonomi dan keuangan. “Melalui program ini, mahasiswa mendapat dukungan biaya pendidikan sekaligus pembinaan kapasitas, termasuk wawasan kebanksentralan,” katanya.
Sosialisasi diisi pemaparan teknis seleksi, strategi menghadapi tahapan administrasi hingga wawancara, serta pengenalan program pembinaan GenBI. Tim Bank Indonesia juga menyampaikan layanan perpustakaan BI serta edukasi terkait keuangan digital dan perlindungan konsumen.
Sesi tanya jawab berlangsung dinamis. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan seputar persyaratan, peluang kelulusan, hingga manfaat jaringan GenBI setelah dinyatakan sebagai penerima beasiswa.
Kegiatan ditutup dengan ajakan kepada mahasiswa untuk mempersiapkan diri sejak dini. Pihak kampus menargetkan peningkatan jumlah penerima beasiswa Bank Indonesia dari Polmed pada tahun ini.

