Politeknik Negeri Medan bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh dan LSP Astekindo Konstruksi Mandiri menyelenggarakan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Bidang Konstruksi SDM Vokasi Klasifikasi Terampil Jenjang 5 di Aula Gedung Direktorat Politeknik Negeri Medan, Rabu (20/5).
Kegiatan ini merupakan realisasi kerja sama antara Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh dan Polmed dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa vokasi di bidang konstruksi.
Sebelum mengikuti uji kompetensi, para peserta terlebih dahulu menjalani pembekalan kompetensi tambahan selama tiga hari pada 5–7 Mei 2026. Selanjutnya, peserta mengikuti tahapan wawancara pada 20 Mei 2026 sebagai bagian dari proses sertifikasi kompetensi.
Sebanyak 122 mahasiswa semester VI Program Studi D3 Teknik Sipil mengikuti kegiatan tersebut. Adapun skema sertifikasi yang diikuti meliputi Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung Level 5, Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan Level 5, Pengawas Pekerjaan Bangunan Gedung Level 5, serta Teknisi Laboratorium Beton Level 5.
Turut hadir dalam kegiatan itu Direktur Politeknik Negeri Medan Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T., Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh Hasanudin, S.T., M.T.,
Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Provinsi Sumatera Utara Chandra Dalimunthe, S.STP., M.SP., Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Medan Khairul Azmi, S.STP., M.T., Ketua Jurusan Teknik Sipil Polmed Ir. Efri Debby Ekinola Ritonga, S.T., M.T., serta Ketua LSP Astekindo Konstruksi Mandiri Murniati Pasaribu.
Dalam sambutannya, Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh mengatakan sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi Indonesia.
“Melalui sertifikasi kompetensi ini, kami berharap lahir tenaga kerja konstruksi yang profesional, memiliki standar kemampuan yang terukur, dan mampu bersaing di dunia industri,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Polmed Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T., menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan bagian penting dalam pendidikan vokasi untuk memastikan lulusan memiliki pengakuan kompetensi sesuai standar kerja nasional.
“Komitmen Polmed adalah memastikan mahasiswa tidak hanya lulus dengan ijazah, namun juga memiliki sertifikasi kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja,” ujar beliau.
Ia juga mengapresiasi mahasiswa Teknik Sipil yang telah mengikuti proses sertifikasi tersebut.
“Selamat kepada mahasiswa yang telah mengikuti kesempatan ini dengan baik. Sertifikasi ini akan menjadi portofolio penting ketika memasuki dunia kerja dan menghadapi persaingan industri konstruksi,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua LSP Astekindo Konstruksi Mandiri Murniati Pasaribu mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh tahapan sertifikasi dengan serius.
“Kesempatan ini merupakan langkah awal untuk membuktikan kompetensi yang dimiliki. Ikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh karena sertifikasi ini akan menjadi nilai tambah penting bagi masa depan karir mahasiswa,” pesannya.
Di akhir kegiatan, Direktur Politeknik Negeri Medan turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh, LSP Astekindo Konstruksi Mandiri, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

