Polmed Libatkan Lima Mitra Lintas Sektor, Bekali Mahasiswa Edukasi Keselamatan dan Pelatihan PPGD

Politeknik Negeri Medan (Polmed) melibatkan lima mitra lintas sektor untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas dan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Direktorat Polmed, Rabu (28/10), menghadirkan narasumber dari Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara, PT Jasa Raharja Sumatera Utara, RS Eshmun, dan Maxim Medan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh materi mengenai manajemen lalu lintas, keamanan dan keselamatan berkendara, perlindungan korban kecelakaan, hingga penanganan awal pada kondisi kegawatdaruratan. Pembahasan dari lima mitra tersebut memberikan gambaran mengenai peran masing-masing sektor dalam mencegah kecelakaan dan menangani situasi darurat.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, yaitu Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Kepolisian Daerah Sumatera Utara, PT Jasa Raharja Sumatera Utara, RS Eshmun, dan Maxim Medan. Keterlibatan berbagai instansi dan pihak tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pemahaman dari berbagai perspektif, mulai dari manajemen lalu lintas, keamanan dan keselamatan berkendara, perlindungan korban kecelakaan, hingga penanganan awal kondisi kegawatdaruratan.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polmed, Dr. Ahmad Kholil, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Direktur Polmed, Dr. Ir. Idham Kamil, S.T. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah berpartisipasi memberikan edukasi dan pengetahuan kepada mahasiswa.

Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menerapkan perilaku tertib berlalu lintas serta memahami tindakan awal yang perlu dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.

Pada sesi sosialisasi keselamatan berlalu lintas, Menson Septo Putranta, S.E., Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, memaparkan materi mengenai manajemen lalu lintas dan perilaku tertib di jalan raya. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan serta kesadaran setiap pengguna jalan dalam menjaga keselamatan selama berkendara.

Materi berikutnya disampaikan Kompol Hendri Matondang, S.H., M.H., Kepala Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Polda Sumatera Utara, memberikan edukasi mengenai keamanan dan keselamatan berlalu lintas, termasuk upaya pencegahan kecelakaan melalui peningkatan kesadaran dan kedisiplinan pengguna jalan.

Sementara itu, Ricky Adi Utama, S.IP., CRMO, Kasubbag Pelayanan PT Jasa Raharja Sumatera Utara, menjelaskan peran dan tanggung jawab Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Selain edukasi lalu lintas, peserta juga mendapatkan pembekalan penanganan kondisi kegawatdaruratan melalui pelatihan PPGD. Gladis Agnes Tampubolon, Kepala Ruangan ICU RS Eshmun, menjelaskan tahapan awal pertolongan kepada korban, mulai dari mengenali kondisi darurat, memastikan keamanan lingkungan sekitar, hingga menentukan tindakan awal sebelum korban memperoleh penanganan medis lebih lanjut.

Dari sektor transportasi daring, Erick Elfrada Sinurat, Head of Department Maxim Medan, turut memberikan perspektif mengenai pentingnya keselamatan dalam aktivitas transportasi dan mobilitas sehari-hari. Penyampaian materi ini melengkapi pembahasan mengenai keselamatan berlalu lintas dengan melihat aspek keamanan dari sisi layanan transportasi.

Dr. Ahmad Kholil menambahkan bahwa edukasi keselamatan perlu diikuti dengan pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap mahasiswa semakin peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain serta mampu mengambil langkah awal yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

 

Cart

Tidak ada produk di keranjang.