Politeknik Negeri Medan (Polmed) mulai menyusun arah pengembangan Kampus Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui kegiatan presentasi road map yang digelar di Aula Gedung Direktorat Polmed, Kamis (16/3).
Kegiatan ini menghadirkan praktisi industri, Abdi Utomo, EHS Professional, yang saat ini menjabat sebagai Direktur KL PT Graha Katiga Indonesia Batam, yang juga merupakan alumni Polmed. Turut hadir Ketua IKAL Polmed Kepri, M. Iqbal Nasution, bersama jajaran pimpinan kampus dan mahasiswa.
Dalam pemaparannya, Abdi menekankan bahwa penerapan K3 di dunia industri sudah menjadi bagian dari budaya kerja yang menentukan keberlangsungan operasional perusahaan.
Sementara itu, Ketua IKAL Polmed Kepri, M. Iqbal Nasution, menyebut keterlibatan alumni menjadi salah satu cara untuk menjembatani kebutuhan kampus dengan tuntutan industri.
“Mahasiswa perlu dibekali keterampilan teknis juga pemahaman budaya kerja, termasuk K3 yang sudah menjadi standar di industri,” ujarnya.
Direktur Polmed, Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T., menegaskan bahwa kampus vokasi harus mampu menyesuaikan proses pembelajaran dengan kondisi nyata di dunia kerja.
“Kami ingin apa yang dibiasakan di kampus sudah mencerminkan standar di industri, khususnya dalam penerapan K3,” ujar Direktur.
Ia menambahkan, pengembangan Kampus K3 diarahkan pada pembiasaan praktik kerja yang aman dan tertib, mulai dari kegiatan di kelas, laboratorium hingga bengkel.
Road map yang dipaparkan mencakup penguatan budaya K3, kepatuhan terhadap prosedur kerja, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di lingkungan kampus.
Sebagai penutup, Direktur Polmed menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan program ini. “Kami ingin mendapatkan arah yang lebih tepat dalam menyempurnakan pembelajaran, baik dari sisi kurikulum, praktik, maupun pembinaan,” tutup beliau.

